Hopefully
Berawal
di musim panas, Suatu hari aku bertemu dengan seorang pria. Dia mencintaiku
tapi tidak mengatakan sepatah kata pun. Kami berteman, Dia selalu membuat aku
tertawa setiap kali aku menangi. suatu hari dia menelepon aku dan mengatakan
kepadaku bahwa dia mencintaiku. Aku benar-benar shock karena aku hanya menganggapnya
sebagai teman biasa. Namun seiring dengan waktu dia menjadi lebih ramah, penuh
cinta dan peduli. Dia seperti sahabatku, dia tidak pernah memaksa aku untuk mencintainya.
Dia selalu ada setiap kali aku membutuhkannya, dia selalu ada di samping aku.
setiap kali aku menangis dia gunakan tangannya untuk mengusap air mataku. Dia membuat
kemarahan aku hilang. dia menenangkan aku mungkin itu sebabnya perasaan ini mulai
tumbuh untuknya didalam diriku .. mungkin itu sebabnya aku punya ruang besar
untuk dia dalam hati aku yang kecil.
Dia
tidak sadar memaksa aku untuk jatuh cinta dengannya. aku menerimanya dan kami
benar-benar jatuh cinta. ia membuat aku merasa begitu istimewa. ia selalu berusaha
meluangkan waktu agar kami selalu bertemu setiap hari. Dia mencium pipiku dan
berkata "Aku Sayang Kamu". Dia mencintaiku aku mencintainya. kami
adalah pasangan yang sempurna! kami berjuang, kami tertawa, kami menangis, kami
tersenyum, kami berpelukan tapi nasib mengubah segalanya.
Kami
berbicara sepanjang hari dan sepanjang malam. sampai suatu hari, ketika dia
berhenti meneleponku dia mengatakan dia tidak ingin melihat aku lagi. di hari
berikutnya dia meminta maaf dan aku memaafkannya. kemudian beberapa hari berlalu
aku berhenti berharap hampir disetiap kesempatan. kemudian suatu hari dia
berhenti menghubungi aku dia tidak meneleponku. Ketika aku menelpon dia
ponselnya dimatikan aku mencoba jutaan kali untuk berbicara dengannya tapi aku
tidak bisa.
Ini
adalah hari yang paling sedih ketika orang yang aku cintai menghilang dari
kehidupanku. aku berharap dia masih mencintaiku seperti sebelumnya, bahkan
sekarang aku menunggu satu panggilanya, satu sms. aku menunggu untuk mendengar
suaranya aku ingin teleponku berdering dengan namanya di layar ponselku. Segala
sesuatu dalam hidupku terasa sunyi, seperti hidupku dipenuhi dengan awan tanpa
harapan tanpa sinar matahari lagi. setiap malam air mata mengalir dari mataku. Aku
berharap kehidupanku selanjutnya sama seperti pelangi yang colourfull bersinar
indah setelah badai besar yang menerjang. aku dengan harapanku akan mendapatkan
kembali dia suatu hari nanti .. dan mendengar dia berkata "Aku mencintaimu"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar